Kajian Potensi Vinase Sebagai Bahan Fertigasi di Perkebunan Tebu (Saccharum Officinarum L.)

  • Dewi V
  • Putra R
  • Febry W
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Vinase merupakan hasil samping akhir dari proses pengolahan bioetanol yang berbentuk cair. Di Indonesia, produksi bioetanol masih mengandalkan molases tebu (Saccharum officinarum L.) sebagai bahan baku. Vinase berpotensi mencemari lingkungan, namun di sisi lain juga mengandung bahan organik, potasium, nitrogen, fosfor, dan berbagai unsur hara lainnya yang bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman. Studi ini bertujuan untuk mengulas potensi pemanfaatan vinase sebagai produk samping produksi bioetanol berbasis tebu untuk pemupukan sekaligus irigasi (fertigasi) di perkebunan tebu di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian literatur. Fertigasi dengan menggunakan vinase di lahan tebu dapat memberikan dampak positif terhadap sifat fisika, kimia, dan biologi tanah serta pertumbuhan tebu. Vinase bahkan berpotensi menjadi bahan substitusi pupuk potasium anorganik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dewi, V. A. K., Putra, R. P., & Febry, W. (2022). Kajian Potensi Vinase Sebagai Bahan Fertigasi di Perkebunan Tebu (Saccharum Officinarum L.). Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 8(1), 187–201. https://doi.org/10.35326/pencerah.v8i1.1961

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free