Pentingnya Pengembangan Potensi Remaja di Gereja Sebagai Generasi Penerus Gereja dan Bangsa

  • Haryani T
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This article shows the importance of developing the potential of youth in the church who will become the next generation of Church and State. Adolescence is a time of growth. The potential of adolescents is also in the process of growth and development. If from a young age they get support in developing their potential, they will be able to develop optimally. So that teenagers will be able to develop themselves as a whole. The church has a responsibility in educating potential youth. Potential that develops optimally will produce masterpieces for teenagers. The potential of the youth will be the next generation of church and state. Adolescents who have potential will be useful for the nation and the state.Artikel ini menunjukkan bahwa pentingnya pembinaan potensi remaja di gereja yang akan menjadi generasi penerus Gereja dan Negara. Masa remaja adalah masa pertumbuhan. Potensi remaja juga sedang dalam pertumbuhan dan perkembangan. Apabila sejak usia remaja mendapatkan dukungan dalam mengembangkan potensinya maka akan dapat berkembang secara maksimal. Sehingga para remaja akan dapat mengembangkan dirinya secara utuh. Gereja memiliki tanggung jawab dalam mendidik potensi remaja. Potensi yang berkembang secara maksimal akan menghasilkan mahakarya bagi para remaja. Potensi yang dimiliki para remaja akan menjadi generasi penerus gereja dan negara. Remaja yang memiliki potensi akan berguna bagi bangsa dan Negara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Haryani, T. (2022). Pentingnya Pengembangan Potensi Remaja di Gereja Sebagai Generasi Penerus Gereja dan Bangsa. Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Pelayanan Kristiani, 2(2), 104–121. https://doi.org/10.38189/jtk.v2i2.307

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free