Implementasi berpikir sejarah: Penggunaan sumber primer sejarah dalam pembelajaran di kelas

  • Setiyonugroho P
  • Santosa Y
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesripsikan penggunaan sumber sejarh primer serta bagaimana implementasi pembelajaran yang dilaksanakandi museum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Informan yang berkaitan dengan penelitian adalah peserta didik kelas XI serta guru yang mengampu mata pelajaran Sejarah. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara secara mendalam, melakukan dokumentasi dan proses terakhir yaitu triangulasi data. Penelitian ini menggunakan purposive sampling yang bersifat snowball sampling yaitu guru mata pelajaran sebagai informasi kunci dan peserta didik sebagai informasi pendukung serta fokus peneliti pada penggunaan sumber primer dalam pembelajaran sejarah. Hasil penelitian yang didapat adalah dengan adanya penggunaan sumber sejarah primer baik dalam kelas maupun diluar kelas membuat peserta didik mampu merekonstruksi masa lampau dengan melihat benda sejarah secara langsung. Selain dikelas guru juga melakukankunjungan ke museum guna meningkatkan pengetahuan serta pemahaman mengenai sejara pada masa lampau. Adanya penggunaan sumber sejarah primer dalam pembelajaran akan mampu meningkatkan cara berpikir sejarah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiyonugroho, P., & Santosa, Y. B. P. (2023). Implementasi berpikir sejarah: Penggunaan sumber primer sejarah dalam pembelajaran di kelas. Jurnal Pendidikan Dan Sains (JUPISI), 3(1), 40–47. https://doi.org/10.63494/jupisi.v3i1.174

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free