Abstract
Poor sexual behavior among adolescents is closely related to adolescent lack of knowledge about sexuality, one’s attitude is influenced by mass media, one of which is the internet, peer groups can function as a substitute for family because adolescents feel more accepted, understood, and become more familiar with peer groups. In adolescents the influence of the environment in determining behavior is very strong. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of adolescents about sexuality education In Lubuk Siam Village, Kampar District. The method used is the method of observation with a cross sectional approach. Total population of 109 respondents, and a sample of 109 respondents. The sampling technique uses total sampling. The research instrument was a questionnaire. When the research was carried out from september – march 2021. The statistical test in this study was the chi square test. From the results of the univarate analysis the number of male responden was 59 people, and 50 were female. 72 people lacking knowledge, enough 25 people, both 12 people, on a positive attitude 26 people, and negative 83 people. From the chi square test, it was found that there was a relationship between knowledge and attitudes towards sexuality education in adolescents. It is hoped that in the future the knowledge of adolescent about sexuality education can be further improved, and regular meetings are held, one of which is counseling about adolescents in lubuk siam village.Perilaku seksual yang kurang baik dikalangan remaja erat kaitannya dengan pengetahuan remaja yang kurang tentang seksualitas, sikap seseorang dipengaruhi oleh media massa salah satunya internet, kelompok teman sebaya bisa berfungsi sebagai pengganti keluarga karena remaja merasa lebih bisa diterima, dimengerti, dan menjadi lebih akrab dengan kelompok teman sebaya. Pada remaja pengaruh lingkungan dalam menentukan perilaku sangat kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja tentang pendidikan seksualitas di desa lubuk siam kabupaten Kampar. Metode yang digunakan adalah metode observasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 109 responden, dan sampel sebanyak 109 responden.Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling.Instrumen penelitian adalah menggunakan kuesioner. Waktu penelitian dilaksanakan mulai September – Maret tahun 2021. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji chi square.Dari hasil analisis univariat jumlah responden laki- laki 59 orang, perempuan 50 orang. Pengetahuan yang kurang 72 orang, cukup 25 orang, baik 12 orang, pada sikap positif 26 orang, dan negatif 83 orang. Dari uji chi square didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan nilai Pvalue 0,000 dan sikap dengan nilai p=0,000 ( p<0,05 ) dengan pendidikan seksualitas. Sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan penegtahuan dan sikap terhadap pendidikan seksualitas pada remaja. Diharapakan untuk masa yang akan datang pengetahuan remaja tentang pendidikan seksualitas bisa lebih ditingkatkan, dan di adakan pertemuan rutin salah satunya penyuluhan tentang remaja di desa lubuk siam.
Cite
CITATION STYLE
Susanti, K., & Sari, C. K. (2021). HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG PENDIDIKAN SEKSUALITAS DI DESA LUBUK SIAM KABUPATEN KAMPAR. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 10(1), 28–32. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v10i1.1524
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.