Abstract
Gereja memiliki peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi jemaat, namun sering menghadapi tantangan berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis Program Pemberdayaan Ekonomi GMIT Jemaat Imanuel SoE periode 2016-2021 menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis SWOT. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen dengan informan kunci dari Unit Pembantu Pelayanan Pemberdayaan Ekonomi Jemaat. Penelitian ini mengungkap dua program utama yaitu Pengembangan Unit Usaha Mikro dan Penggemukan Babi dengan dana bergulir. Temuan kritis menunjukkan penurunan signifikan tingkat pengembalian modal baik pada program pengembangan usaha mikro turun dari 100% menjadi 16,67%, serta program penggemukan babi dari 62,5% menjadi 41,76%. Penelitian ini menekankan perlunya model pemberdayaan ekonomi gereja yang komprehensif dengan mekanisme monitoring berkelanjutan dan strategi mitigasi risiko terukur.
Cite
CITATION STYLE
Ully, I. S., Tualaka, D. A., & Hawu, S. B. (2024). Analisis Efektivitas Program Pemberdayaan Ekonomi Jemaat (Studi Kasus GMIT Imanuel SoE Tahun 2016-2021). Ra’ah: Journal of Pastoral Counseling, 4(2), 37–50. https://doi.org/10.52960/r.v4i2.409
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.