Tranplantasi Dalam Prespektif Ulama’ 4 Madzhab

  • Syahid M
  • Yuliardy Nugroho I
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemajuan  zaman  membuat  manusia  berlomba  lomba  memperlihatkan  kemampuannyadalam  hal  apapun yang  ia  minati  tidak  terkecuali  yaitu  dokter,seorang  dokter  telah  menunjukkan  ekpetasinya  sebagai ilmuawan telah mewujudkan penelitian penelitian berbagai uji coba dalam bidang tranplantasi dimulai dari mentranplantasikan   sulam   rambut,   menambal   tulang,   juga   kornea   hingga   bedah   jantung   dan   lain sebagainya.maka dari situ seserang yang mengkaji ilmu hukum islam para ulama‟ telah mnegkaji bagaina tindakan  yang  di  lakukan  oleh  pra  dokter  tersebut,apakah  bisa  di  benarkan  menurut  hukum  islam  atau tidak,maka  dengan  adanya  problem  tersebut  ulama‟telah  menerapkan  dan  mengkaji  dengan  landasan hukum  hukum  Allah  yaitu  AL  quran  dan  sunnah  sunnah  nabi  saw.untuk  memutuskan  kebolehan  atau tidaknya  tranpalantasi  yang  di  lakukan  oleh  para  ilmuan  dalam  bidang  tranplantasi.  Jenis  penelitian  ini termasuk    dalam    kategori    penelitian    kepustakaan    (library    research)yaitu    suatu    penellitian    yang menggunakan  buku  buku  dan  kitab  kitab  fiqih  sebagai  sumber  datanya.sedangka  apabila  dilihat  dari sifatnya  pnelitian  ini  bersifat  deskriptif  analitik-komparatif,yakni  memaparkan  data  dat  tentang  suatu  hal dengan analisa dan komparasi untuk menentukan hum tranplantasi dalam prespektis ulama‟ 4 madzhab.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa hukum tranplantasi dalam prespektif ulama‟ 4 madzhab terdapat dua pendapat  pendapat  pertama  yaitu  4  madzhab  sepakat  bahwasanya  tranplantasi  dalam  keadaan  hidup maupun  koma  hukumnya  haram,adapun  pendapat  ke  dua  pendapat  madzhab  hanafi  dan  madzhab  maliki mengenai   tranplantasi   dalam   keadaan   meninggal   haram,karena   bahayanya   tidak   sampai   melebihi bahayanya  merusak  kehormatan  mayyit.akan  tetapi  dalam  pandangan  madzhab  syafi‟i  dan  hambali membolehkan tranplantasi dalam keadaan meninggal.hal itu untuk menyelamatkan nyawa orang lain demi keberlangsungan hidup.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syahid, M., & Yuliardy Nugroho, I. (2023). Tranplantasi Dalam Prespektif Ulama’ 4 Madzhab. AL-MUQARANAH, 1(1), 16–29. https://doi.org/10.55210/jpmh.v1i1.284

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free