Abstract
Mikroalga Chlorella sorokiniana telah diketahui mampu tumbuh pada media limbah cair tahu. Ekstrak etanol C. sorokiniana yang dikultur pada media limbah tahu dan dipanen pada hari ketujuh menunjukkan adanya kandungan flavonoid dan fenolik. Perbedaan waktu panen dapat mempengaruhi kandungan metabolit sekunder pada C. sorokiniana. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metabolit sekunder, total flavonoid, total fenolik dan aktivitas antioksidan dari ekstrak C. sorokiniana yang dikultur pada media limbah cair tahu 30% pada waktu panen 7, 14, dan 21 hari. Biomassa C. sorokiniana yang dipanen pada tiga waktu berbeda diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Metabolit sekunder pada ekstrak diketahui dengan uji fitokimia secara kualitatif. Total flavonoid diuji menggunakan AlCl3, total fenolik diuji menggunakan Follin Ciocalteu, dan antioksidan pada ekstrak diuji dengan menggunakan 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Hasil uji fitokimia menunjukkan ketiga ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid, steroid, saponin dan tannin. Total flavonoid dan total fenolik pada ekstrak dengan waktu panen biomassa hari ke-21 lebih tinggi berturut-turut 36,70 mgQE/g dan 5,27 mgGAE/g. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ketiga ekstrak tidak memiliki aktivitas antioksidan.
Cite
CITATION STYLE
Safitri, L. N., Susanty, D., Nurlela, N., & Oksari, A. A. (2023). METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK CHLORELLA SOROKINIANA HASIL KULTUR PADA MEDIA LIMBAH TAHU DENGAN VARIASI WAKTU PANEN. Prosiding Seminar Nasional Sinergi Riset Dan Inovasi, 1(1), 44–55. https://doi.org/10.31938/psnsri.v1i1.509
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.