Penggunaan Beton Plastis pada Dinding Halang Tubuh Bendung Proyek Bendungan Jlantah

  • Adhi B
  • Markawie M
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pondasi  merupakan  bagian  yang  sangat  penting  bagi  suatu struktur tak terkecuali untuk bangunan air seperti bendungan. Perbaikan pondasi bendungan bertujuan agar tegangan tanah yang  timbul  sebagai  akibat  berat  sendiri  dari  bendungan, tekanan air, gaya gempa, dan muatan -muatan yang bekerja tidak  melebihi  daya  dukung  tanah  pondasi  bendungan  di bagian bawah maupun di tebing kiri dan kanan bendungan. Pada Proyek Pembangunan Bendungan Jlantah terdapat permasalahan berkaitan dengan pondasi bendungan. Perbaikan fondasi Bendungan Jlantah semula didesain menggunakan grouting tirai, tetapi dari hasil uji grouting pada bagian palung sungai hasilnya tidak dapat mencapai nilai kekedapan air (Lugeon) yang disyaratkan. Mengingat endapan alluvial dan lapisan batuan yang lapuk kuat masih cukup porus, maka diperlukan perbaikan pondasi secara khusus menggunakan dinding halang (cut-off wall atau diaphragma wall).Tujuan dari penggunaan dinding halang / Diaphragm wall adalah sebagai perkuatan pondasi pada tubuh bending. Metode yang digunakan dalam pembuatan beton plastis adalah trial eror di laboratorium untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan standar. Kesimpulan yang diperoleh dari beton plastis pada dinding halang adalah sudah sesuai dengan standar yang berlaku.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adhi, B. W., & Markawie, M. (2024). Penggunaan Beton Plastis pada Dinding Halang Tubuh Bendung Proyek Bendungan Jlantah. Jurnal Teknologi Berkelanjutan, 13(01), 45–52. https://doi.org/10.20527/jtb.v13i01.270

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free