Pemeranan Tokoh Paijah dalam Naskah Malam Jahanam Karya Motinggo Boesje dengan Metode Akting Stanislavsky

  • RACHMAN A
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAKPemeranan tokoh Paijah dalam naskah Malam Jahanam karya Motinggo Boesje merupakan bentuk penciptaan yang dilakukan oleh pemeran. Perwujudan pemeranan tokoh Paijah dimulai dengan menganalisis naskah Malam Jahanam dan melakukan identifikasi tokoh serta mengkaitkan hubungan tokoh dengan tema dan alur. Perwujudan dan pencapaian tokoh Paijah dalam naskah Malam Jahanam diwujudkan dengan menggunakan metode akting Stanislavsky. Perwujudan tokoh Paijah juga menggunakan metode meliputi; observasi, mengidentifikasi tokoh, menubuhkan tokoh, menjiwai tokoh, mengontrol emosi tokoh, dan mendandani tokoh. Melalui pertunjukan naskah Malam Jahanam karya Motinggo Boesje, pemeran ingin memperlihatkan bahwa sebuah penyesalan selalu datang di akhir. Hal ini dapat dilihat melalui tokoh Paijah, yang pada akhirnya menyesal karena berselingkuh dengan Soleman, sahabat suaminya sendiri. Naskah Malam Jahanam mengangkat realitas kehidupan yang umum terjadi. Jika Mat Kontan tidak sibuk dengan burung-burung peliharaannya dan bermain judi, mungkin Paijah tidak akan selingkuh. Kesepian dan keinginan untuk mendapatkan seorang anak menjadi alasan Paijah melakukan perselingkuhan

Cite

CITATION STYLE

APA

RACHMAN, A. (2021). Pemeranan Tokoh Paijah dalam Naskah Malam Jahanam Karya Motinggo Boesje dengan Metode Akting Stanislavsky. Creativity And Research Theatre Journal, 3(1), 28. https://doi.org/10.26887/cartj.v3i1.2142

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free