Penggunaan Ungkapan Insya-Allah dalam Laman Facebook

  • Jam Jam M
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Penggunaan sosial media pada hari ini amat produktif dalam kehidupan masyarakat di Malaysia. Kajian ini akan menumpukan kepada penggunaan ungkapan insya-Allah dalam laman Facebook. Teori Pemilihan Bahasa (Fishman, 1991) telah digunakan dan data yang diperolehi melalui penelitian dalam Facebook telah dianalisis menggunakan pendekatan Kesantunan Bahasa (2000). Penggunaan ungkapan insya-Allah dapat dikenal pasti dalam dua objektif utama iaitu penggunaan ejaan dan faktor-faktor yang mendorong penggunaan ungkapan insya-Allah. Secara keseluruhannya, kajian ini masih di peringkat awal dan penelitian yang lebih tepat dan menyeluruh mungkin boleh dibuat pada masa akan datang. Kata kunci: Ungkapan, bahasa Melayu, Facebook, Insya-Allah Abstract The use of social media today is very productive in the life of society in Malaysia. This study will focus on the use of the expression insya-Allah in Facebook. Language Selection Theory (Fishman, 1991) was applied, and data obtained through in Facebook were analyzed by using the Language Politeness Approach (Asmah Haji Omar, 2000). The use of the expression insya-Allah can be identified in two main objectives, which are the use of spelling and the factors that drive the users of the expression insya-Allah. Overall, this study is still in its early stages and more accurate and comprehensive study may be possible write in the future. Keywords: Expression, Malay language, Facebook, Insya-Allah

Cite

CITATION STYLE

APA

Jam Jam, M. F. M. (2024). Penggunaan Ungkapan Insya-Allah dalam Laman Facebook. LSP International Journal, 11(1), 15–27. https://doi.org/10.11113/lspi.v11.18812

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free