Abstract
Tepung beras termasuk bahan pangan yang mudah mengalami penurunan mutu karena adanya perubahan sifat fisikokimia selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik derajat putih, rendemen, kadar air, dan kadar abu pada tepung beras premium dan medium yang telah di microwave. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan nilai derajat putih dari tepung yang diaplikasikan microwave dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah lama proses pencucian, pengeringan, dan suhu pemanasan. Tepung beras premium memiliki nilai derajat putih yang paling tinggi yaitu sebesar 84,5%. Persentase rendemen pada tepung beras medium tanpa perlakuan (B3) memiliki nilai rendemen sebesar 0,95% sedangkan pada perlakuan dengan microwave pada tepung beras premium (B2) memiliki nilai rendemen terendah yaitu 0,92%. Kandungan kadar air pada beras premium (B1) memiliki nilai kadar air tertinggi sebesar 13,70% sedangkan pada perlakuan B2 (dengan microwave pada tepung beras premium) memiliki nilai kadar air terendah yaitu 12,90%. Kadar abu tertinggi terdapat pada tepung beras medium dengan menggunakan microwave (B4) yaitu 0,41%. Perlakuan dengan dan tanpa microwave berpengaruh nyata terhadap karakteristik derajat putih, kadar air, dan kadar abu pada tepung beras premium dan medium.
Cite
CITATION STYLE
Zainuddin, A., Laboko, A. I., Asia, F. C., & Inayah, A. N. (2023). Karakteristik Fisikokimia Tepung Beras Premium dan Medium dengan Pengaplikasian Microwave. Gorontalo Agriculture Technology Journal, 86. https://doi.org/10.32662/gatj.v0i0.3225
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.