STRATEGI BISNIS PEDAGANG KAKI LIMA PADA MASA SOCIAL DISTANCING DI KOTA DENPASAR

  • Sudiartini N
  • Kardini N
  • Mulyani P
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
75Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam menghadapi pandemi covid 19 serta diberlakukannya social distancing di kota Denpasar,  membawa dampak bagi perekonomian. Salah satu karakteristik sektor informal adalah cenderung menggunakan sumber daya lokal dan tidak memiliki izin resmi sehingga usaha sektor informal sangat beraneka ragam seperti pedagang kaki lima. Pedagang Lima Kaki buah pikiran dari pedagang yang berjualan di area pinggir perlintasan para pejalan kaki atau trotoar. Perdagangan sendiri merupakan aktivitas bisnis yang sangat fundamental. Kenyataannya menunjukkan bahwa usaha kecil sendiri adalah penyumbang besar pada kekuatan ekonomi negara. Dibutuhkan strategi dalam pemasaran bagi para Pedagang Kaki Lima dengan analisis SWOT yang dapat memaksimalkan kekuatan (streghts) dan peluang (opportunities), namun secara kebersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weakness) dan ancaman (threats).

Cite

CITATION STYLE

APA

Sudiartini, N. W. A., Kardini, N. L., Mulyani, P. A., & Sariani, N. L. P. (2020). STRATEGI BISNIS PEDAGANG KAKI LIMA PADA MASA SOCIAL DISTANCING DI KOTA DENPASAR. MEDIA BINA ILMIAH, 14(10), 3389. https://doi.org/10.33758/mbi.v14i10.562

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free