Perdarahan Intrakranial Pasca Terapi Trombolisis Stroke Iskemik Akut pada Populasi Asia

  • Rilianto B
  • Helda H
N/ACitations
Citations of this article
75Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Terapi trombolisis dengan tPA (tissue Plasminogen Activator) merupakan terapi yang direkomendasikan pada stroke iskemik akut dengan onset kurang dari 4,5 jam. Namun terapi trombolisis memiliki komplikasi perdarahan intrakranial yang bervariasi di antara populasi diberbagai negara dan masih sedikitnya informasi perdarahan intrakranial pada populasi Asia. Penelitian dilakukan dengan metode kajian literature. Penelitian literature didapatkan dari data base online Google Scholar dan PubMed sesuai kriteria inklusi dan eksklusi ditemukan 11 artikel. Dari 11 artikel tersebut didapatkan pada populasi Asia perdarahan lebih tinggi jika menggunakan tPA dengan dosis standar dibanding dosis rendah. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko perdarahan adalah derajat stroke, waktu pemberian tPA sejak onset gejala dan riwayat diabetes melitus. Perdarahan intrakanial merupakan salah satu komplikasi fatal yang penting pasca terapi trombolisis yang dapat meningkat seiring dengan faktor risiko tertentu, dan bervariasi antar studi di beberapa negara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rilianto, B., & Helda, H. (2022). Perdarahan Intrakranial Pasca Terapi Trombolisis Stroke Iskemik Akut pada Populasi Asia. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(1), 33–38. https://doi.org/10.37012/jik.v14i1.860

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free