Abstract
Nyeri merupakan hal yang paling sering dialami oleh anak yang menjalani hospitalisasi, khususnya di ruang perawatan intensif. Perawatan di ruangan intensif membuat anak terpisah dari orang tua sehingga dapat meningkatkan stress dan berdampak terhadap nyeri dan perubahan respon fisiologis. Tujuan dari tinjauan sistematik ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh terapi musik terhadap respon fisiologis dan intensitas nyeri pada pasien anak di ruang perawatan intensif. Metode pencarian database dilakukan melalui PubMed, ProQues, Google Scholar dan Scopus, yang merupakan penelitian eksperimen pada anak usia 0-18 tahun dalam rentang waktu 2017-2022. Kata kunci adalah: Music therapy AND Pain AND physiological responses AND children AND Intensive Care Unit. Total artikel yang didapatkan awal dari empat database adalah 4980 artikel, setelah dilakukan skrining sesuai kriteria inklusi, didapatkan delapan artikel. Hasil dari tinjauan sistematik ditemukan bahwa 5 artikel dari 8 artikel menjelaskan terapi musik efektif dalam kestabilan respon fisiologis terutama denyut jantung secara bermakna dan 3 artikel menjelaskan bahwa terapi musik dapat menurunkan intensitas nyeri pada anak yang dirawat di ruang intensif.
Cite
CITATION STYLE
Handayani, R., Nurhaeni, N., & Rachmawati, I. N. (2023). Terapi Musik sebagai Terapi Nonfarmakologi terhadap Respon Fisiologis dan Intensitas Nyeri pada Anak di Ruang Rawat Intensif: Telaah Sistematis. Jurnal Keperawatan, 15(2), 607–618. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i2.904
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.