Abstract
Tujuan Utama - Penelitian ini berupaya untuk mengeksplorasi makna time value of money (TVM) dalam praktik akuntansi syariah. Metode – Fenomenologi transendental dan ekstensi dengan ayat Alquran digunakan sebagai metodologi. Data diperoleh melalui hasil wawancara mendalam terhadap informan praktisi bank syariah dan pakar akuntan- si syariah. Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa TVM dimaknai se- bagai konsep dan teknis yang tidak diatur dalam rukun murabahah dan bukan merupakan transaksi. Meskipun terdapat beberapa unsur di da- lamnya yang bertentangan dengan nilai dalam Alquran, konsep TVM ti- dak dapat dihukumi haram atau halal. Anuitas juga diyakini lebih mash? lahah. Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini memberikan implikasi bahwa konsep TVM sudah tidak perlu diperdebatkan. Selain itu, kerang- ka akuntansi syariah dapat menerima konsep TVM dan menggunakan formula anuitasnya asalkan tidak merusak substansi dari transaksinya. Kebaruan Penelitian – Penelitian memberikan detail penjelasan bagaimana anuitas-TVM dapat dipraktikkan pada akuntansi syariah.
Cite
CITATION STYLE
Ananda, M. R., Irianto, G., & Adib, N. (2021). DILEMA PENERIMAAN TIME VALUE OF MONEY DALAM PRAKTIK AKUNTANSI SYARIAH. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(1). https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2021.12.1.04
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.