Strategi Guru dalam Menangani Anak ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) dalam Pembelajaran di Kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga

  • Rahmawati A
  • Lisnawati D
  • Windari A
N/ACitations
Citations of this article
239Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendidikan inklusi dapat diartikan sebagai sistem pelayanan pendidikan khusus yang mengharuskan semua anak dengan kebutuhan khusus diberikan layanan yang sama dengan teman sebayanya. Dalam menangani anak ADHD di kelas, guru harus mempunyai strategi khusus. Banyak teori maupun strategi dari ahli untuk menjawab bagaimana cara guru dalam menangani anak ADHD di kelas. Ketepatan guru dalam menangani anak ADHD di kelas dipengaruhi oleh sesuai tidaknya dengan strategi menurut para ahli. Bertepatan di kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga, penulis menemukan kelas inklusi dan mendapati anak ADHD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan wawancara oleh guru kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga telah menerapkan strategi berdasar para ahli dalam menangani Anak ADHD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga telah menerapkan strategi dalam menangani Anak ADHD sesuai dengan teori maupun strategi dari para ahli.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmawati, A. D., Lisnawati, D., & Windari, A. R. (2024). Strategi Guru dalam Menangani Anak ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) dalam Pembelajaran di Kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 7. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.317

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free