Peran Susilo Bambang Yudhoyono dalam Transformasi Kebijakan Perdamaian untuk Penyelesaian Konflik Berkepanjangan di Indonesia

  • Rizky Firnanda
  • Mukhsin Achmad
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia telah menghadapi berbagai konflik berkepanjangan yang mengancam stabilitas nasional, seperti konflik di Aceh dan Papua. Pendekatan penyelesaian konflik pada masa lalu seringkali bersifat represif dan tidak efektif. Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terjadi transformasi kebijakan perdamaian melalui pendekatan dialog dan diplomasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran SBY dalam transformasi kebijakan perdamaian untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji jurnal, artikel, buku, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBY memiliki kontribusi signifikan dalam menyelesaikan konflik di Aceh melalui Perjanjian Helsinki, yang menjadi model dalam penyelesaian konflik lainnya. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kebijakan berbasis dialog dan rekonsiliasi yang diterapkan oleh SBY berperan penting dalam menciptakan perdamaian berkelanjutan dan dapat menjadi referensi untuk pengelolaan konflik serupa di masa depan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizky Firnanda, & Mukhsin Achmad. (2024). Peran Susilo Bambang Yudhoyono dalam Transformasi Kebijakan Perdamaian untuk Penyelesaian Konflik Berkepanjangan di Indonesia. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Kebudayaan, 3(1), 189–210. https://doi.org/10.59031/jkppk.v3i1.552

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free