Teori Ulama Hadis Tentang Syarth Sahih Al-Bukhari

  • Syukrillah M
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Karya al-Bukhari berupa al-Jami’ al-Shahih atau yang dikenal dengan Sahih al-Bukhari merupakan masterpiece dalam bidang hadis. Sebagai penyusun kitab tersebut, Al-Bukhari menjamin validitas hadis-hadis di dalamnya tanpa menjelaskan kriteria atau syarat kesahihannya. Apresiasi yang tinggi kepada kitab Sahih al-Bukhari telah memancing minat para peneliti hadis untuk meneliti lebih jauh terhadap konsep dan syarat validitas hadis menurut penulis kitab tersebut. Di antara ulama yang meneliti dan merumuskan tentang syarat sahih al-Bukhari adalah al-Hakim (w. 405 H), Muhammad Thahir al-Maqdisy (w. 507 H), al-Hazimy (w. 584 H), an-Nawawy (w. 676 H). Rumusan istilah syarth al-Bukhari ternyata masih merupakan sesuatu yang kontroversial dan menjadi diskursus ulama hadis dari masa ke masa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syukrillah, M. (2018). Teori Ulama Hadis Tentang Syarth Sahih Al-Bukhari. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 2(2), 378–391. https://doi.org/10.52266/tadjid.v2i2.168

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free