DETERMINAN KEJADIAN WASTING PADA BALITA : LITERATUR REVIEW

  • Dethan M
  • Nahak W
  • Purimahua S
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Wasting merupakan salah satu bentuk malnutrisi akut pada balita yang ditandai dengan berat badan rendah menurut tinggi badan (BB/TB). Kondisi ini menunjukkan adanya gangguan pertumbuhan jangka pendek yang berisiko menimbulkan infeksi, gangguan perkembangan, hingga kematian. Berbagai laporan nasional maupun global mengindikasikan bahwa wasting masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan, terutama di negara berpendapatan rendah dan menengah, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kejadian wasting pada balita melalui kajian literatur terhadap penelitian primer di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Literature review dengan mengikuti tahapan Arksey & O’Malley (2005), yang meliputi identifikasi pertanyaan penelitian, identifikasi studi-studi yang relevan seleksi studi, pemetaan data, menyusun, meringkas, serta melaporkan hasil. Pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar dengan kriteria inklusi studi primer, berbahasa Indonesia, dan dapat diakses penuh. Sebanyak lima artikel memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Hasil menunjukkan bahwa determinan wasting meliputi faktor langsung seperti asupan zat gizi makro (energi, protein, lemak, karbohidrat), riwayat penyakit infeksi (diare dan ISPA), pemberian ASI eksklusif, serta imunisasi. Selain itu, faktor tidak langsung seperti pola asuh, pengetahuan ibu, pendidikan ibu, status ekonomi keluarga, dan paritas turut berkontribusi signifikan terhadap kejadian wasting. Salah satu penelitian juga menemukan bahwa intervensi Ready to Use Therapeutic Food (RUTF) mampu meningkatkan berat badan balita meskipun kepatuhan konsumsi bervariasi. Secara keseluruhan, wasting merupakan hasil interaksi multidimensional antara faktor gizi, kesehatan, perilaku pengasuhan, dan sosial ekonomi. Kajian ini menegaskan perlunya upaya penanganan komprehensif yang mencakup peningkatan asupan gizi, pencegahan infeksi, edukasi kepada orang tua, serta intervensi gizi yang berkelanjutan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dethan, M. Y. J., Nahak, W. K., & Purimahua, S. L. (2025). DETERMINAN KEJADIAN WASTING PADA BALITA : LITERATUR REVIEW. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 10604–10609. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52670

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free