Abstract
Analisis PLS-SEM dipakai pada pendekatan kuantitatif deskriptif serta verifikatif guna mengkaji pengaruh Kualitas Produk kepada Brand Switching serta peran Ketidakpuasan Konsumen dalam ikatan tersebut. Analisis data mencakup outer model, inner model ataupun uji hipotesis dari bootstrapping melalui sampel 125 responden yang dipilih memakai non probability sampling melalui purposive sampling serta data primer dihimpun lewat kuesioner Google Form dan data sekunder berasal dari tinjauan literatur. Pengaruh negatif signifikan Kualitas Produk (X) kepada Brand Switching (Y) ditegaskan melalui T hitung 3,689 > T tabel 1,96 serta P values 0,000 < 0,05 sementara Ketidakpuasan Konsumen menunjukkan T hitung 3,021 dengan P values 0,003. Pengaruh tidak langsung Kualitas Produk (X) kepada Brand Switching (Y) dari Ketidakpuasan Konsumen (Z) ditegaskan melalui koefisien −0,123 serta t-statistik 2,345 > 1,96 dan P values 0,019 < 0,05 sementara Ketidakpuasan Konsumen (Z) menghasilkan pengaruh positif signifikan kepada Brand Switching (Y) melalui T hitung 5,292 > 1,96 serta P values 0,000. Ini memperlihatkan bahwasannya Ketidakpuasan Konsumen (Z) bertindak sebagai variabel mediasi antara Kualitas Produk (X) dan Brand Switching (Y).
Cite
CITATION STYLE
Zahra Tiara Syifa, Ida Farida Oesman, Siti Sarah, & Wildan Guretno Prasetiyo. (2026). Pengaruh Kualitas Produk terhadap Brand Switching melalui Ketidakpuasan Konsumen (Body Lotion Scarlett Whitening ke Merek Lain). Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 19186–19192. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5272
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.