KEANEKARAGAMAN BURUNG DAN KEHADIRAN BURUNG DI KAWASAN HUTAN KOTA BANDA ACEH SEBAGAI INDIKATOR PENYEBARAN BIJI

  • Aida Fithri
  • Furqan Maghfiriadi
  • Zulfikar
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Burung merupakan indikator kesehatan lingkungan. Keberadaan burung  sangat berdampak pada kondisi lingkungan seperti dalam persebaran biji dan penyerbukan bunga. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari – Maret 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keanekaragaman burung dan spesies burung yang menyebarkan biji  pada kawasan hutan Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah survei eksploratif dengan kombinasi Teknik antara point count  dan  Line transek. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 15 spesies burung dengan nilai keanekaragaman 2,17 dan tergolong ke dalam kategori sedang. Nilai frekuensi kehadiran berkisar antara 0,22-0,89 dengan nilai frekuensi relatif berkisar 4,35 sampai dengan 17,39 dimana frekuensi relative tertinggi di dominasi oleh spesies Cinnyris ornatus, Pycnonotus aurigaster, Orthotomus ruficeps, Pycnonotus goiavier dan Hirundo rustica. Dari hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa keberadaan burung penyebar biji  hanya ditemukan 4 spesies yaitu Pycnonotus goiavier, Lonchura punctulate, Geopelia striata dan Passer montanus

Cite

CITATION STYLE

APA

Aida Fithri, Furqan Maghfiriadi, & Zulfikar. (2024). KEANEKARAGAMAN BURUNG DAN KEHADIRAN BURUNG DI KAWASAN HUTAN KOTA BANDA ACEH SEBAGAI INDIKATOR PENYEBARAN BIJI. KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology, 3(2), 14–21. https://doi.org/10.22373/kenanga.v3i2.4208

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free