PELUANG DAN HAMBATAN UPAYA REUNIFIKASI KOREA PADA ERA KIM JONG UN

  • Arsyad R
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Reunifikasi Korea merupakan isu yang tidak kunjung memperlihatkan hasil yang signifikan. Kendati demikian, Kim Jong Un sebagai pemimpin generasi ketiga Korea Utara mulai memperlihatkan itikad baik untuk meneruskan upaya reunifikasi melalui jalur perdamaian. Paper ini ditulis untuk turut meramaikan isu literatur terkait reunifikasi Korea terkhusus pada masa kepemimpinan Kim Jong Un yang oleh para pengamat Korea Utara sebagai pemimpin yang akan membawa Korea Utara pada masa keruntuhan rezim. Tulisan menggunakan metode study pustaka dengan sumber data yang didapat melalui berbagai buku, berita, artikel, jurnal, serta data lain yang dapat dipertanggung jawabkan. Hasil yang didapatkan adalah tawaran reunifikasi Kim Jong Un yang membawa janji denuklirisasi, adalah satu hal yang menimbulkan dua perkiraan, uakni tawaran dan upaya reunifikasi yang dilakukan Kim Jong Un merupakan satu hal yang serius atau hanya strategi lain dari untuk mengelabui dan memperdaya. Selain itu, masalah lain yang akan ditemui yakni melemahnya posisi tawar Korea Utara, reaksi masyarakat Korea Selatan yang tidak lagi seantusias pada masa beberapa tahun lalu, disaat kelompok muda Korea Selatan enggan untuk melakukan reunifikasi. Di samping itu pula, kondisi sosial, budaya dan ekonomi yang sangat jauh berbeda akan menjadi masalah serius lain setelah terwujudnya reunifikasi Korea. Untuk menyelesaikan hal tersebut, tentu saja hal ini membutuhkan waktu yang cukup lama guna mengejar perbedaan yang jauh tersebut dan juga tidak mudah maupun murah

Cite

CITATION STYLE

APA

Arsyad, R. (2018). PELUANG DAN HAMBATAN UPAYA REUNIFIKASI KOREA PADA ERA KIM JONG UN. Jurnal PIR : Power in International Relations, 3(1), 76. https://doi.org/10.22303/pir.3.1.2018.76-92

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free