Perilaku menyimpang masyarakat penjudi merpati di Surabaya

  • Septanto A
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Judi merpati adalah judi dengan sarana burung yang dilombakan untuk mengadu kecepatan terbang merpati hingga sampai di garis finish yang telah dipersiapkan dan ditentukan oleh panitia “adu doro” (adu merpati). Di Surabaya kegiatan “adu doro” masih sering terlihat eksistensinya. Walaupun Surabaya termasuk kota besar, akan tetapi kegiatan “adu merpati” hanya dilakukan pada waktu tertentu yaitu hari Minggu atau hari libur. Burung merpati sebelum mengikuti lomba harus dilatih terlebih dahulu, latihannya dilakukan setiap sore hari agar “merpati” nya bisa lebih peka daya jelajahnya. Studi ini menggunakan metode kualitatif. Teori yang digunakan untuk menganalisis perjudian merpati yaitu teori asosiasi diferensial Edwin H Shuterland. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Banyu Urip Surabaya. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu menggunakan wawancara mendalam (Indepth interview) dengan informan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku menyimpang masyarakat penjudi merpati di Banyu Urip Surabaya, menjelaskan di satu sisi adanya judi merpati dianggap sebagai suatu hal yang biasa, karena masyarakat melihat judi merpati sebagai sebuah hiburan. Namun di sisi lain masyarakat menganggap judi merpati sebagai suatu permasalahan sendiri, karena mengganggu ketertiban dan kenyamanan di daerah sekitar adu merpati dilakukan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Septanto, A. (2020). Perilaku menyimpang masyarakat penjudi merpati di Surabaya. Jurnal Sosiologi Dialektika, 14(2), 126. https://doi.org/10.20473/jsd.v14i2.2019.126-131

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free