Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Karamuntin (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk.) terhadap Bakteri Streptococcus mutans

  • Ramadhanty D
  • Lestari Y
  • Nashihah S
N/ACitations
Citations of this article
110Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak: Indonesia memiliki banyak tanaman obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat adalah daun karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton)Hassk.). Secara tradisional daun Karamuting digunakan di masyarakat untuk mengobati karies gigi, mengobati luka dan kudis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efek antibakteri ekstrak etanol daun karamunting terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan menggunakan metode sumuran. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental laboratorium. Sampel penelitian adalah ekstrak etanol daun karamunting. Ekstrak diuji aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans menggunakan metode difusi sumuran dengan konsentrasi 6,25%; 12,5%; 25%; 50% b/v. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak Etanol daun karamunting mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans pada konsentrasi 6,25%; 12,5%; 25%; 50% b/v masing-masing dengan diameter zona hambat sebesar 17,7±0,0577, 22,6±0,2516, 25,3±0,1527, and 28,3±0,0577. Ekstrak etanol daun karamunting mempunyai daya antibakteri terhadap Streptococcus mutans yang terbesar terdapat pada konsentrasi 50% dengan diameter 28,3 mm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramadhanty, D. A., Lestari, Y. P. I., & Nashihah, S. (2023). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Karamuntin (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk.) terhadap Bakteri Streptococcus mutans. JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X, 15(1), 29–42. https://doi.org/10.35617/jfionline.v15i1.112

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free