GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS DAN TEKANAN DARAH SERTA RISIKO STROKE PADA LANSIA

  • Kurniawati D
  • Izzati W
  • Nengsih Y
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak : Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya hiperglikemia, yang disebabkan adanya gangguan kerja dari hormone insulin ataupun adanya defek pada sekresi insulin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan kadar gula darah pasien DM tipe II dengan tekanan darah dan terjadinya risiko stroke pada lansia. Penelitian dilakukan terhadap pasien DM tipe 2 di poli penyakit dalam RS Ibnu Sina Bukittinggi dengan jenis penelitian yang digunakan cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden. Pengumpulan data menggunakan Shygmomanometer, Glucose meter (Easy Touch) dan kuesioner resiko stroke. Analisa dilakukan secara komputerisasi dengan perangkat menggunakan uji spearmanrank. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan kadar  gula darah dengan tekanan darah dan resiko stroke dengan nilai pvalue = 0,000. Dari penelitian ini disimpulkan ada hubungan yang bermakna kadar glukoasa darah dengan tekanan darah dan risiko stroke pada lansia penderita DM tipe 2

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawati, D., Izzati, W., & Nengsih, Y. (2021). GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS DAN TEKANAN DARAH SERTA RISIKO STROKE PADA LANSIA. JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR, 4(2), 60–65. https://doi.org/10.36984/jkm.v4i2.212

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free