ANALISIS PENGARUH INFLASI , SUKU BUNGA, NILAI TUKAR VALAS DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH INDONESIA

  • Lestari A
  • Helfiana A
  • Afida V
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Return On Asset (ROA) dalam sektor perbankan digunakan sebagai indikator profitabilitas menunjukkan kapabilitas bank dalam menjalankan modal yang dialokasikan pada aset-aset yang menguntungkan. Profitabilitas yang tinggi penting bagi bank untuk mempertahankan stabilitas atau pertumbuhan, memenuhi kewajiban kepada pemegang saham, menarik investor, dan memperkuat pandangan masyarkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi dampak inflasi, suku bunga, nilai tukar mata uang asing, dan jumlah uang beredar terhadap ROA perbankan syariah di Indonesia. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematis dengan menggunakan data dari Google Scholar dan Sinta. Hasil studi menunjukkan bahwa secara keseluruhan, inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan jumlah uang beredar memiliki dampak penting terhadap ROA bank syariah. Suku bunga, nilai tukar, dan jumlah uang beredar juga dapat memengaruhi ROA. Namun, inflasi tidak memiliki dampak signifikan terhadap ROA bank syariah, karena tingkat inflasi yang tinggi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah dibandingkan dengan bank konvensional.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lestari, A. S., Helfiana, A., Afida, V. N., & Sindi, R. D. R. (2024). ANALISIS PENGARUH INFLASI , SUKU BUNGA, NILAI TUKAR VALAS DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH INDONESIA. IQTISODINA, 7(1), 77–85. https://doi.org/10.35127/iqtisodina.v7i1.7511

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free