Abstract
Background: Asthma is a respiratory disease that has a high prevalence worldwide. One of the symptoms of asthma is an asthma attack, which is shortness of breath. These symptoms can be fatal if not treated properly. Methods: The caffeine content in Camellia sinensis leaves can function as a bronchodilator so that the use of C. sinensis leaf extract can be the right solution in preventing asthma attacks and reducing asthma mortality. Discussion: contains theories, research results and also the discussion according to the topic Conclusion: The use of Camellia sinensis leaf extract has the potential as a preventive measure against asthma attacks. Keywords: asthma, Camellia sinensis, caffeinePendahuluan: Asma adalah penyakit respiratorik yang memiliki prevalensi tinggi di seluruh dunia. Salah satu gejala asma adalah serangan asma, yaitu sesak napas. Gejala ini dapat berakhir fatal jika tidak diatasi dengan baik. Metode: Tinjauan Pustaka ini disusun dengan cara meninjau beberapa sumber ilmiah dengan beberapa kata kunci. Selanjutnya penulis menganalisis, meninjau dan memilah referensi yang relevan. Pembahasan: Kandungan kafein dalam daun Camellia sinensis dapat berfungsi sebagai bronkodilator sehingga penggunaan ekstrak daun C. sinensis dapat menjadi solusi yang tepat dalam upaya preventif terhadap serangan asma dan menurunkan angka mortalitas asma. Simpulan: Penggunaan ekstrak daun Camellia sinensis berpotensi sebagai upaya preventif terhadap serangan asma. Kata Kunci: asma, Camellia sinensis, kafein
Cite
CITATION STYLE
Alim, A. R. (2021). POTENSI EKSTRAK DAUN CAMELLIA SINENSIS SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP SERANGAN ASMA. JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 9(1), 110–116. https://doi.org/10.53366/jimki.v9i1.328
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.