Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kurs rupiah, cadangan devisa, dan The Fed Rate terhadap suku bunga di Indonesia dalam perspektif ekonomi Islam periode 2003-2024 dengan menggunakan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series selama 22 tahun (2003-2024) dan menganalisis data menggunakan Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, kurs rupiah berpengaruh signifikan terhadap suku bunga di Indonesia (t-statistik 2,93 > t-tabel 2,10), The Fed Rate berpengaruh signifikan terhadap suku bunga (t-statistik 2,67 > t-tabel 2,10), sedangkan cadangan devisa tidak berpengaruh signifikan terhadap suku bunga (t-statistik 1,85 < t-tabel 2,10). Dalam perspektif ekonomi Islam, suku bunga merupakan manifestasi dari praktik riba yang dilarang karena mengandung unsur eksploitasi dan ketidakadilan. Sistem keuangan Islam mengembangkan alternatif komprehensif melalui prinsip bagi hasil (mudharabah), jual beli (murabahah), dan sewa (ijarah) yang mencerminkan dimensi keadilan dan keberkahan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengambilan kebijakan moneter yang mempertimbangkan stabilitas ekonomi nasional dengan tetap mengacu pada prinsip-prinsip ekonomi Islam.
Cite
CITATION STYLE
Al lamsa, S., Malik, A., & Ningsih, N. W. (2025). ANALISIS PENGARUH KURS RUPIAH, CADANGAN DEVISA DAN THE FED RATE TERHADAP SUKU BUNGA DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM TAHUN 2003-2024 DENGAN PENDEKATAN VECM. Investama : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 11(2), 111–134. https://doi.org/10.56997/investama.v11i02.2458
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.