ANALISIS FAKTOR RISIKO KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT KARAWANG

  • Arfania M
N/ACitations
Citations of this article
161Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan serius yang dihadapi dunia, termasuk Indonesia. Jawa Barat memiliki prevalensi total penderita DM sebanyak 1,7%. Dimana Jawa Barat berada di urutan 10 dari 33 propinsi yang ada di Indonesia. Di Kabupaten Karawang prevalensi pasien yang terdiagnosis DM sebesar 1,0% dan dengan gejala sebesar 1,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pendidikan dan penghasilan merupakan faktor risiko ketidakpatuhan minum obat pasien DM di Rumah Sakit Karawang. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan wawancara dengan pasien DM dengan menggunakan kuesioner MMAS-8. Setelah itu dilakukan analisis faktor risiko terhadap terjadinya ketidakpatuhan, dimana faktor risiko yang dilihat adalah tingkat pendidikan dan penghasilan. Analisis faktor risiko dilakukan secara statistik dengan menggunakan chi square dengan taraf kepercayaan 95%, didapatkan p value sebesar 0,315 (tingkat Pendidikan) dan 0,362 (penghasilan). Dari hasil tersebut diketahui bahwa dalam penelitian ini tingkat pendidikan dan penghasilan bukanlah merupakan faktor risiko kepatuhan minum obat pasien DM Rumah Sakit Karawang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Arfania, M. (2021). ANALISIS FAKTOR RISIKO KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT KARAWANG. Jurnal Buana Farma, 1(1), 5–9. https://doi.org/10.36805/jbf.v1i1.40

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free