Abstract
Penurunan produksi tembakau salah satunya disebabkan oleh kerusakan yang disebabkan oleh hama Spodoptera litura (S. litura), sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian. Salah satu upaya pengendalian yang ramah lingkungan adalah menggunakan insektisida nabati. Penelitian ini menggunakan campuran dari dua ekstrak tanaman yang berasal dari ekstrak daun A. squamosa dan rimpang C. domestica (formulasi ekstrak uji). Berdasarkan penelitian sebelumnya telah diketahui kedua formulasi ekstrak uji tersebut bersifat sinergis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan formulasi ekstrak uji terhadap perkembangan larva, bobot larva, dan konsumsi pakan S. litura. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan tersebut yaitu kontrol negatif menggunakan larutan etanol 1%, konsentrasi formula campuran ekstrak uji 0,9%; 1%; 1,1%; 1,2%, dan kontrol positif menggunakan insektisida Dipel WP. Perlakuan dilakukan dengan metode celup pakan ke dalam campuran ekstrak. Data perkembangan larva, bobot larva, dan konsumsi pakan larva dianalisis menggunakan ANAVA, selanjutnya dilakukan uji Duncan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan perpanjangan waktu perkembangan larva, menurunkan bobot larva, dan menurunkan konsumsi pakan larva S. litura.
Cite
CITATION STYLE
Taufika, R., Erawati, D., Humaida, S., Fisdiana, U., & Rosdiana, E. (2023). BIOAKTIVITAS CAMPURAN EKSTRAK DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L.) DAN RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Vahl.) TERHADAP ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.). JURNAL AGRONIDA, 9(1), 1–7. https://doi.org/10.30997/jag.v9i1.7068
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.