Muhammadiyah dan Pemberdayaan Masyarakat: Habitus, Modal, Dan Arena

  • Khoirudin A
N/ACitations
Citations of this article
78Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini akan mengulas paradigma dari praktik gerakan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Muhammadiyah. Dengan menggunakan pendekatan teori praktik sosial Pierre Bourdieu, studi kualitatif ini akan mengemukakan beberapa hal: pertama, apa yang mendorong lahirnya gerakan pemberdayaan masyarakat dalam Muhammadiyah. Kedua, bagaimana model praksis pemberdayaan masyarakat ini dilakukan Muhammadiyah. Penelitian ini menemukan bahwa praksis pemberdayaan masyarakat Muhammadiyah didorong oleh teologi Alma’un (ajaran) pendiri gerakan ini yaitu KH. Ahmad Dahlan, yang direinterpretasi oleh Moeslim Abdurrahman menjadi “Islam Transformatif” sebagai paradigm Islam yang memihak kepada kaum lemah. Teologi sosial ini kemudian melahirkan praksisme sosial yang dilakukan oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) untuk menggempur kemiskinan gaya baru di abad ke-21.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khoirudin, A. (2020). Muhammadiyah dan Pemberdayaan Masyarakat: Habitus, Modal, Dan Arena. Dialog, 42(2), 165–184. https://doi.org/10.47655/dialog.v42i2.331

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free