Pemodelan Perambatan Gelombang Tsunami di Laut Banda Berdasarkan Skenario Gempa 8.0 dan 9.0 Mw

  • Wuwungan C
  • Pasau G
  • Tongkukut S
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan waktu tiba perambatan gelombang dan tinggi gelombang tsunami di Kota Ambon dan sekitarnya dengan melakukan simulasi tsunami menggunakan software ComMIT. Simulasi dijalankan menggunakan skenario yang mengasumsikan kekuatan gempa 8.0 Mw dan 9.0 Mw. Titik koordinat gempa 4.31˚ LU dan 128.61˚ BT. 10 detektor dalam bentuk virtual (tide gauge) dibuat untuk mendapatkan nilai waktu tiba dan tinggi gelombang tsunami. Hasilnya menunjukkan bahwa tsunami tercepat dengan ketinggian 2.17 m tiba pada detik ke-566 dengan mengasumsikan gempa 8.0 Mw dan gempa 9.0 Mw membuat gelombang tsunami dengan tinggi 62.4 m dan tiba pada detik ke-599 di Kota AmbonThe purpose of this research is to determine the arrival time and the height of the tsunami waves in Ambon and its surroundings by conducting a tsunami simulation using ComMIT. The simulation is run using scenario by assuming the earthquake with magnitude 8.0 Mw and 9.0 Mw. The Earthquake epicenter scenario  44.31˚ N and 128.61˚ E. 10 detectors in virtual form (tide gauge) were placed to determine the arrival time and height of the tsunami waves. The results showed that the fastest tsunami with a height of 2.17 m arrived in 566 seconds after the 8.0 Mw earthquake, and the 9.0 Mw earthquake generate a 62.4 m tsunami with 599 second arrival time in Ambon

Cite

CITATION STYLE

APA

Wuwungan, C., Pasau, G., & Tongkukut, S. H. J. (2021). Pemodelan Perambatan Gelombang Tsunami di Laut Banda Berdasarkan Skenario Gempa 8.0 dan 9.0 Mw. Jurnal MIPA, 10(2), 55. https://doi.org/10.35799/jmuo.10.2.2021.34006

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free