Pengaruh Metode Pengendalian Gulma pada Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt)

  • Fattahurrozak A
  • Puji Wicaksono K
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Produksi jagung manis di Indonesia pada tahun 2014 adalah sebesar 8,13 ton tongkol segar/ha, padahal potensi jagung manis dapat mencapai 14 ton/ha. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi jagung manis adalah dengan melakukan pengendalian gulma dengan metode yang tepat. Percobaan dilakukan untuk mengetahui pengaruh beberapa metode pengendalian gulma pada pertumbuhan dan hasil jagung manis. Percobaan dilakukan pada bulan Agustus hingga Oktober 2021 di lahan percobaan FP-UB di Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Percobaan dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Perlakuan metode pengendalian gulma terdiri dari 6 aras, yaitu: tanpa penyiangan gulma (P0), penyiangan setiap minggu (P1), aplikasi herbisida pra tumbuh (P2), aplikasi herbisida pasca tumbuh pada 21 hst (P3), aplikasi herbisida pasca tumbuh pada 21 dan 42 hst (P4) dan aplikasi herbisida pra tumbuh + herbisida pasca tumbuh pada 21 hst (P5). Data dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) dan uji lanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan herbisida pra tumbuh (P2) memberikan hasil produksi yang optimal dan memiliki nilai berbeda nyata dengan perlakuan herbisida pasca tumbuh dan tanpa penyiangan. Perlakuan tersebut meningkatkan hasil dari 6,58 ton ha-1 menjadi 21,05 ton ha-1 atau 68,74% dibandingkan perlakuan tanpa penyiangan. Kegiatan budidaya jagung manis menggunakan perlakuan herbisida pra tumbuh memiliki nilai B/C ratio 1,91 sehingga menguntungkan dan layak diaplikasikan pada usaha tani.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fattahurrozak, A., & Puji Wicaksono, K. (2022). Pengaruh Metode Pengendalian Gulma pada Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science, 7(2), 58–70. https://doi.org/10.21776/ub.jpt.2022.007.2.8

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free