Abstract
Mathematics is a very systematic and abstract subject. Quadratic function graph is one of the Basic Competencies (BC) that is very systematic with an abstract concept. This BC is systematic because there are many other supporting BCs and is stated as abstract because the concept being studied does not directly exist in students’ lives. Referring to this problem, in several experiences and observations that have been carried out, it was found that students did not understand the material on quadratic function graphs which affected student learning outcomes. In addition, the condition of students with various backgrounds in the class is another challenge in learning so far. This research is a Classroom Action Research (CAR) which is conducted to improve student learning outcomes by using Differentiated Geogebra media which is elaborated in the Problem Based Learning model. The problem presented in the PBL model is local culture in Sabu Raijua. Observation and test techniques are used for data collection. Furthermore, the data is analyzed using descriptive-quantitative methods. The results of this study are through differentiated Geogebra media elaborated with the PBL model in cycle I, the percentage of classical learning completion of the class is 56.25%. In cycle II, the completion of learning outcomes increased to 78.13%. The conclusion is that the use of differentiated geogebra media in the PBL model can improve student learning outcomes on the material of quadratic function graphs. Matematika adalah mata pelajaran yang bersifat sangat sistematik dan abstrak. Grafik fungsi kuadrat adalah salah satu Kompetensi Dasar (KD) yang bersifat sangat sistematik dengan konsep yang abstrak. KD ini bersifat sistematik karena ada banyak KD pendukung lainnya dan dinyatakan abstrak karena konsep yang dipelajari tidak secara langsung ada di kehidupan siswa. Merujuk persoalan tersebut, dalam beberapa pengalaman dan observasi yang sudah dilakukan dijumpai siswa kurang memahami materi grafik fungsi kuadrat yang berpengaruh pada hasil belajar siswa. Selain itu, kondisi siswa dengan ragam latar belakang di kelas menjadi tantangan lainnya dalam pembelajaran selama ini. Penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan media Geogebra Berdiferensiasi yang dielaborasi dalam model Problem Based Learning. Adapun masalah yang disajikan dalam model PBL adalah budaya lokal di Sabu Raijua. Teknik observasi dan tes dipakai untuk pengumpulan data. Selanjutnya data dianalisis memakai metode deskriptif-kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah melalui media Geogebra berdiferensiasi yang dielaborasi dengan model PBL pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal kelas sebesar 56,25 %. Pada siklus II, ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 78,13%. Kesimpulannya adalah penggunaan media geogebra berdiferensiasi dalam model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi grafik fungsi kuadrat.
Cite
CITATION STYLE
Kolimo, J. (2025). Optimalisasi GeoGebra Berdiferensiasi dalam Problem Based Learning untuk Pembelajaran Grafik Fungsi Kuadrat. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 9(1), 307–330. https://doi.org/10.26811/didaktika.v9i1.1723
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.