Abstract
Improving the quality of the telecommunication network of 4G LTE technology must always be done considering the needs and the number of users (users) who have increased as well. In this research, optimization of coverage area (coverage area) in Samarinda Ulu District by using Atoll software. The design of the area scope uses 12 E Node B using 2 scenarios are Antenna 65deg 17dBi 0Tilt 1800MHz (Scenario 1) and Antenna 65deg 17dBi 2Tilt 1800MHz (Scenario 2). The total area for scenario 1 is 22,772 km2 while for the area for scenario 2 is 22,698 km2. . The difference of area between scenario 1 and scenario 2 is 0,074 km2 . Scenarios 1 and 2 can reach the Samarinda ulu subdistrict in densely populated sites.Peningkatan area jangkauan jaringan telekomunikasi teknologi 4G LTE harus senantiasa dilakukan mengingat kebutuhan dan jumlah pengguna (user) yang mengalami pertambahan juga. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan optimasi jangkauan wilayah (coverage area) Kecamatan Samarinda Ulu. Dalam penelitian ini menggunakaan alat bantu simulasi Atoll dalam perancangan wilayah jangkauan. Desain rancangan jangkauan wilayah menggunakan 12 E Node B dengan memakai 2 skenario yaitu Antenna 65deg 17dBi 0Tilt 1800MHz (Skenario 1) dan Antenna 65deg 17dBi 2Tilt 1800MHz (Skenario 2). Luas wilayah untuk skenario 1 sebesar 22.772 km2 sedangkan untuk Luas wilayah untuk skenario 2 sebesar 22.698 km2. Selisih luasan wilayah antara skenario 1 dan skenario 2 adalah sebesar 0,074 km2. Skenario 1 dan 2 dapat menjangkau wilayah Kecamatan Samarinda ulu pada lokasi-lokasi padat pemukiman (potensial user).
Cite
CITATION STYLE
Ulfah, M. (2018). PENINGKATAN AREA JANGKUAN JARINGAN 4G LTE (STUDI KASUS KECAMATAN SAMARINDA ULU). Jurnal Ecotipe (Electronic, Control, Telecommunication, Information, and Power Engineering), 5(1), 33–38. https://doi.org/10.33019/ecotipe.v5i1.32
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.