Abstract
Penderita diabetes melitus di Indonesia menempati peringkat ke-5 di dunia. Kandungan nutrisi makanan perlu diperhatikan bagi penderita diabetes melitus. Dim sum merupakan makanan yang digemari masyarakat, namun seringkali dibuat dengan bahan yang tinggi kalori dan lemak. Salah satu konsep penting pemilihan jenis makanan bagi penderita diabetes melitus adalah makanan yang memiliki indeks glikemik rendah. Pada penelitian ini tempe dibuat sebagai isian dim sum serta bayam dan tepung MOCAF sebagai kulit dim sum. Penelitian ini bertujuan mengetahui manfaat produk berbahan dasar tempe dengan penambahan bayam dan tepung MOCAF sebagai makanan alternatif bagi penderita diabetes melitus serta mengetahui pengaruh penambahan tempe pada dim sum dengan uji organoleptik. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu P0: tanpa tempe, P1: 25% tempe, P2: 50% tempe, P3: 75% tempe. Analisis data menggunakan ANOVA dan Duncan. Berdasarkan uji ANOVA berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap warna dan rasa sedangkan pada tekstur dan aroma tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Dim sum yang paling disukai panelis adalah dim sum dengan penambahan 25% tempe (P1), sedangkan yang paling tidak disukai panelis adalah dim sum dengan penambahan 75% tempe (P3). Berdasarkan studi literatur, tempe, bayam dan tepung MOCAF merupakan bahan yang bermanfaat dan aman bagi penderita diabetes melitus.
Cite
CITATION STYLE
Desi Kartikasari, Desy Fadilah Adina Putri, Desi Dwi Anissa, & Muhammad Riszky Wahyu Pradana. (2023). “DIMSPIVES” (DIMSUM SPINACH LEAVES): INOVASI MIKROBIOLOGI PANGAN BAGI PENDERITA DIABETES MELITUS. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(6), 2315–2324. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i6.4899
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.