Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah usaha pengolahan kopi bubuk. Metode analisis data yang digunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 5 responden pengolah kopi bubuk yang dikategorikan berdasarkan (BPS, 2013) industri kecil yang mempekerjakan 1 sampai 19 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa termasuk proses produksi pengolahan kopi dalam metode analisis deskriptif kualitatif sudah menggunakan alat produksi yang modern dengan menggunakan mesin roasting kapasitas 30 sampai 50kg. Pada analisis biaya dan pendapatan menunjukkan bahwa rataan keuntungan bersih pelaku usaha pengolah kopi per sekali produksi adalah sebesar Rp2.750.425. Para pelaku usaha dikatakan labanya positif atau untung dan dapat dijalankan, karena total penerimaan lebih besar dari harga pokok produksi. Analisis nilai tambah yang diperoleh pelaku usaha pengolah kopi adalah Rp18.888/kg. Nilai ini diperoleh dengan mengurangkan nilai output dengan harga bahan baku dan sumbangan input lain pada pengolahan kopi bubuk. Rasio nilai tambah sebesar 42%.
Cite
CITATION STYLE
Nur Hasanah, Dayang Berliana, & Fitriani Fitriani. (2022). Analisis Keuntungan dan Nilai Tambah Pengolahan Biji Kopi menjadi Kopi Bubuk di Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 3(1), 678–688. https://doi.org/10.47687/snppvp.v3i1.346
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.