Implikatur Percakapan dan Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Novel "Kisah untuk Geri" Karya Erisca Febriani

  • Ananda S
  • Astuti S
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implikatur percakapan dan pelanggaran prinsip kerja sama yang terdapat dalam percakapan antartokoh dalam novel Kisah untuk Geri karya Erisca Febriani. Teori yang digunakan adalah teori pragmatik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan dengan menggunakan teknik daya pilah pragmatis. Penyajian hasil analisis data yang digunakan berupa penjelasan deskriptif secara informal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa di dalam percakapan antartokoh novel Kisah untuk Geri terdapat percakapan yang mengandung implikatur percakapan dengan sembilan macam maksud tuturan. Dalam penggalan percakapan antara tokoh dalam novel tersebut ditemukan juga pelanggaran prinsip kerja sama terkait empat maksim, yaitu maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan.Kata kunci: pragmatik, implikatur percakapan, pelanggaran prinsip kerja sama, tujuan tuturan, Kisah untuk Geri

Cite

CITATION STYLE

APA

Ananda, S. W., & Astuti, S. P. (2024). Implikatur Percakapan dan Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Novel “Kisah untuk Geri” Karya Erisca Febriani. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 19(1), 95–108. https://doi.org/10.14710/nusa.19.1.95-108

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free