Art Therapy Untuk Mengurangi Perilaku Agresivitas pada Anak Jalanan

  • Maharani A
  • Suroso S
  • Pratitis N
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak jalanan adalah anak tunawisma yang hidup di jalanan. Menurut UNICEF, anak jalanan didefinisikan berusia di bawah 18 tahun, tinggal di lahan kosong yang tidak memadai, dan biasanya kurang diawasi. Kehidupan anak jalanan penuh dengan berbagai permasalahan, seperti insiden kekerasan, eksploitasi, dan pelecehan seksual kini kerap menjadi sorotan. Secara psikologis, lingkungan tersebut tidak mendukung bagi perkembangan emosi dan mental anak jalanan. Anak jalanan sering dikaitkan oleh masyarakat dengan perilaku agresivitas yang muncul sebagai respons terhadap ancaman kelangsungan hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah art therapy dapat mengurangi tingkat agresivitas pada anak jalanan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif model eksperimen dengan desain two-group pre-test dan post-test design. Jumlah sampel pada kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 17 anak. Sampel dipilih berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria terlibat dalam komunitas Save Street Child Sidoarjo (SSCS), dalam rentang usia 10-11 tahun, merupakan siswa Sekolah Dasar (SD), dan memiliki skor tinggi pada skala tingkat agresivitas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan adanya reduksi signifikan pada tingkat agresivitas anak jalanan yang diberikan art therapy.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maharani, A., Suroso, S., & Pratitis, N. (2024). Art Therapy Untuk Mengurangi Perilaku Agresivitas pada Anak Jalanan. Journal of Psychological Science and Profession, 8(2), 177–187. https://doi.org/10.24198/jpsp.v8i2.53791

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free