ANALISIS MORFOLOGI DAN ANATOMI AKAR KAYU APU (Pistia stratiotes L.) AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI KADMIUM (CD)

  • Munawwaroh A
  • Pangestuti A
N/ACitations
Citations of this article
111Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Logam berat merupakan unsur logam yang berbahaya dan dapat menimbulkan pencemaran. Salah satu logam berat yang berbahaya yaitu kadmium (Cd). Pencemaran logam berat dalam perairan dapat diatasi dengan menggunakan tumbuhan air. Kayu Apu (Pistia stratiotes L.) merupakan tumbuhan air yang efektif menyerap dan menurunkan berbagai logam berat seperti Hg, Cd, Mn, Ag, Pb, Zn. Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui dampak berbagai konsentrasi Cd terhadap morfologi dan anatomi akar Pistia stratiotes L. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor yaitu konsentrasi Cd (0 ppm, 4 ppm, 8 ppm, dan 12 ppm). Masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan 3 kali. Perlakuan dilaksanakan selama 14 hari dengan parameter morfologi dan anatomi akar (jumlah trakea akar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara morfologi, akar tumbuhan yang terpapar logam Cd mempunyai tekstur akar yang lunak dan rambut akar sebagian besar terputus. Secara anatomi, menunjukkan perbedaan yang nyata tiap perlakuan terhadap jumlah trakea akar. Dimana semakin tinggi logam Cd maka jumlah trakea semakin sedikit. Adanya perbedaan jumlah trakea tersebut berkaitan dengan kerja enzim dan hormon pada pembentukan sel-sel trakea akar Pistia stratiotes L. Kata Kunci : Morfologi, Anatomi, Akar, Pistia stratiotes L. logam Cd

Cite

CITATION STYLE

APA

Munawwaroh, A., & Pangestuti, A. A. (2018). ANALISIS MORFOLOGI DAN ANATOMI AKAR KAYU APU (Pistia stratiotes L.) AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI KADMIUM (CD). Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi, 7(2), 111–122. https://doi.org/10.26877/bioma.v7i2.2759

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free