Penggunaan Beberapa Model Peramalan (Forecasting) pada Produksi Gula Kristal Putih di PT. Perkebunan Nusantara X

  • Damanik I
  • Gunadnya I
  • Aviantara I
N/ACitations
Citations of this article
77Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Peramalan adalah proses memperkirakan atau  memprediksi apa yang akan terjadi di masa yang akan datang berdasarkan data masa lalu dan data saat ini, yang paling umum dengan analisis tren. Contoh peramalan yang sederhana adalah peramalan nilai suatu variabel pada beberapa waktu yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pola historis data produksi gula, (2) untuk mengetahui model peramalan yang digunakan dan menentukan model peramalan terbaik dan validitas model, dan (3) melakukan peramalan produksi gula beberapa bulan kedepan dengan menggunakan model peramalan yang valid. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder dari PT. Perkebunan Nusantara X dan proses pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Berdasarkan hasil dari analisis, exponential smoothing menggunakan ? = 0.8 merupakan model peramalan terbaik. Bila dibandingkan model peramalan moving average 2 periode dan double exponential smoothing dengan ? = 0.8. Uji keakuratan dari exponential smoothing ? = 0.8 menunjukkan nilai MAD = 1.096, MSE = 2.818.871, dan MAPE = 34%. Pada uji validitas model peramalan, model ini memiliki nilai MAD = 1,025, MSE = 2,113,927, MAPE = 22%. Hasil peramalan produksi untuk 6 periode kedepan adalah R1 = 5,106, R2 = 5,047, R3 = 5,035, R4 = 5,032, R5 = 5,032, R6 = 5,032  ABSTRACT Forecasting is the process of making a future prediction based on the present and past data using trend analysis. The purpose of this study was (1) to know the historical pattern of refined sugar production, (2) to know what are the forecasting models that be used for prediction, (3) to get the best forecasting model by using an accuracy test. This study uses secondary data from PT Perkebunan Nusantara X and processing data by using Microsoft Excel. Based on analysis results exponential smoothing by using ? = 0.8 is the best model. As comparison by using a moving average with 2 period and double exponential smoothing with ? = 0.6. The accuracy test of exponential smoothing ? = 0.8 showing with value MAD = 2, MSE = 9, and MAPE = 36%. On validity test of forecasting models, exponential smoothing had showing value MAD = 1,025, MSE = 2,113,927, MAPE = 22%. Results of forecasting production with 6 period on the future is R1 = 5,106, R2 = 5,047, R3 = 5,035, R4 = 5,032, R5 = 5,032, R6 = 5,032.

Cite

CITATION STYLE

APA

Damanik, I., Gunadnya, I. B. P., & Aviantara, I. G. N. A. (2021). Penggunaan Beberapa Model Peramalan (Forecasting) pada Produksi Gula Kristal Putih di PT. Perkebunan Nusantara X. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 10(1), 21. https://doi.org/10.24843/jbeta.2022.v10.i01.p03

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free