Komposisi Fermentasi Kotoran Puyuh, Ampas Tahu Dan Tepung Kentang Yang Berbeda Terhadap Populasi Dan Biomassa Cacing Sutra (Tubifex Sp)

  • Anggara D
  • Yusanti I
  • Sumantriyadi S
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis populasi dan biomassa cacing sutera (Tubifex sp) yang dibudidayakan pada komposisi fermentasi kotoran puyuh, ampas tahu, dan tepung kentang yang berbeda. Penelitian ini mengunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakukan dan 3 pengulangan. Komposisi perlakuan meliputi P0 (kotoran puyuh 100%), P1 (50% kotoran puyuh, 35% ampas tahu dan 15% tepung kentang), P2 (50% kotoran puyuh, 25% ampas tahu dan 25% tepung kentang), P3 (50% kotoran puyuh, 15% ampas tahu dan 35% tepung kentang). Cacing suetra dipelihara selama 42 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi cacing sutera tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 sebesar 240 ind/gr, sedangkan biomassa tertinggi didapatkan pada perlakuan P2 yaitu sebesar 121.17 gr dan kualitas air selama penelitian mampu menunjang budidaya cacing sutera. Â

Cite

CITATION STYLE

APA

Anggara, D., Yusanti, I. A., & Sumantriyadi, S. (2022). Komposisi Fermentasi Kotoran Puyuh, Ampas Tahu Dan Tepung Kentang Yang Berbeda Terhadap Populasi Dan Biomassa Cacing Sutra (Tubifex Sp). Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 17(1), 20–27. https://doi.org/10.31851/jipbp.v17i2.8108

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free