ANALYSIS OF THE PHRASE BISMILLAH (A THEMATIC-COMPARATIVE METHOD BETWEEN AL-TABARI'S INTERPRETATION AND THE HADITH PERSPECTIVE)

  • Tahir M
  • Nasir M
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lafaz Bismillah tanpa dilanjutkan dengan kata al-Rahman dan al-Rahim terdapat dalam al-Qur’an yaitu pada QS Hud ayat 41 yaitu bismillahi majreha wa mursaha mengindikasikan kelebihan lafaz Bismillah secara eksplisit dan implisit untuk dikaji lebih mendalam. Terlebih lagi lafaz Bismillah  selalu berulang disetiap awal surah kecuali pada awal surah al-Taubah. Demikian halnya lafaz Bismillah terdapat dalam hadis Sahih yang menunjukkan pentingnya lafaz tersebut. Oleh karena Bismillah penting untuk diteliti dan dipahami, bukan hanya sekedar bacaan semata, tetapi penting untuk diketahui arti dan manfaatnya. Penelitian ini khusus membahas tentang Bismillah tanpa lafaz al-Rahman dan al-Rahim menurut penafsiran al-Tabari dan perspektif hadis. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode tafsir tematik-komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Tabari menafsirkan Bismillah dengan makna tasmiyya (penamaan) Allah Swt. sehingga meniadakan Tuhan selain Allah Swt. dan terkadang Bismillah mendahului ta‘awwuz di beberapa hadis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tahir, M., & Nasir, M. I. (2024). ANALYSIS OF THE PHRASE BISMILLAH (A THEMATIC-COMPARATIVE METHOD BETWEEN AL-TABARI’S INTERPRETATION AND THE HADITH PERSPECTIVE). TAFASIR: Journal of Quranic Studies, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.62376/tafasir.v2i1.30

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free