Abstract
Pendahuluan: Tantangan kesehatan global menuntut kepemimpinan yang mampu menjaga mutu layanan. Kepemimpinan transformasional penting diterapkan karena dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat melalui motivasi dan perhatian individu. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja. Metode: Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Karawang dengan sampel sebanyak 70 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian adalah Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ) dan Job Satisfaction yang telah valid dan reliabel. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis statistik menggunakan Chi Square. Hasil: Sebagian besar responden menilai gaya kepemimpinan transformasional efektif sebanyak 36 orang (51,5%) dan merasa tidak puas bekerja sebanyak 38 orang (54,3%). Terdapat hubungan gaya kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja dengan nilai p-value 0,001 (p<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan gaya kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja. Kepala ruangan diharapkan meningkatkan perannya sebagai pemimpin transformasional dengan memberi teladan, motivasi, stimulasi intelektual, dan perhatian individual.
Cite
CITATION STYLE
Ramdan, M., Suryani, L., & Widagdo, G. (2025). Hubungan gaya kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja. Jurnal Health Society, 14(2), 175–184. https://doi.org/10.62094/jhs.v14i2.261
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.