JUAL BELI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

  • Suretno S
N/ACitations
Citations of this article
477Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa jual beli yang terjadi di tengah-tengah masyarakat banyak dilakukan dengan cara yang batil dan mengandung unsur riba, sehingga Allah S.W.T. mencabut keberkahan di dalamnya. Bagi seorang pelaku riba, ia tidak akan memperoleh keuntungan sedikitpun dari perniagaannya, karena harta riba akan dihancurkan dan dimusnahkan oleh Allah S.W.T. dan pada hari kiamat ia akan disiksa dengan siksaan yang sangat pedih tiada tara. Kemudian bagi seorang pedagang yang jujur, ia akan memperoleh keberkahan dan keuntungan yang besar dari perniagaannya dan pada hari kiamat kelak ia akan dikumpulkan bersama para nabi, shiddiqin, dan syuhada‟. Oleh karena itu, setiap kaum muslimin harus kembali kepada konsep jual beli yang benar sesuai dengan Al-Qur‟an dan Hadits yang shohih, sehingga ia akan mendapatkan ketenteraman batin, ketenangan jiwa, dan kepuasan dalam bertransaksi. Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Suretno, S. (2018). JUAL BELI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN. Ad Deenar: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 2(01), 93. https://doi.org/10.30868/ad.v2i01.240

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free