FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN TAHUN 2021

  • Watulingas D
  • Agustina N
  • Mahmudah M
N/ACitations
Citations of this article
69Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menurut Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, dari 26 Puskesmas di Kota Banjarmasin, kasus diare tertinggi pada tahun 2020  yaitu berada pada Puskesmas Pekauman dengan total kasus sebanyak 159 kasus diare pada balita. Tujuan penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadan diare di wilayah kerja Puskesmas Pekauman. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan  rancangan cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Populasi penelitian adalah semua ibu yang mempunyai balita Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman.Sampel 98 orang balita dengan teknik pengambilan sampel Purpose Sampling. Analisis bivariat  menggunakan uji statistic chi square. Hasil Penelitian di dapatkan dari 98 responden dari uji square faktor-faktor kejadian diare dengan tingkat kepercayaan 95 % , ASI Eklusif nilai P value 0,001< α 0,05, kondisi jamban keluarga nilai P value 0,002< α 0,05, kualitas air bersih nilai P value 0,000< α 0,05, kualitas air minum nilai P value 0,000< α 0,05. Kesimpulan Semua faktor kejadian diare (Ha) hipotesis diterima atau semua analisis faktor kejadian diare berhubungan

Cite

CITATION STYLE

APA

Watulingas, D. Y., Agustina, N., & Mahmudah, M. (2022). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN TAHUN 2021. An-Nadaa Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 108. https://doi.org/10.31602/ann.v9i1.7168

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free