Kesiapan Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

  • Nenotek S
  • De Haan A
  • Nifu L
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
90Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste seperti di kabupaten Timor Tengah Utara di kategorikan sebagai daerah terdepan, terpencil dan tertinggal sehingga memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah di semua sektor, termasuk pendidikan, Artikel ini bertujuan untuk melihat kesiapan guru dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan, khususnya dalam hal teknologi. Data diperoleh melalui penelitian dengan metode pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman tentang digitalisasi pendidikan hanya terbatas pada penggunaan peralatan teknologi informasi dan komunikasi, bukan penggunaan berbagai platform pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran. Terdapat bantuan pemerintah untuk mengatasi digitalisasi pendidikan ini tetapi masih sangat terbatas. Faktor infrastuktur dan ekonomi menjadi hambatan. Selain itu, kurangnya motivasi dan kemauan guru untuk beralih ke pembelajaran berbasis teknologi menjadi faktor penting yang membuat bantuan pemerintah itu seperti tidak efektif. Bantuan infrastuktur teknologi harus bersamaan dengan mempersiapkan guru tidak hanya cara mengoperasikan peralatan teknologi tetapi penggunaan platform dan media pembelajaran berbasis teknologi

Cite

CITATION STYLE

APA

Nenotek, S. A., De Haan, A. E. M., Nifu, L. L., & Lindimara, E. (2023). Kesiapan Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi di Perbatasan Indonesia-Timor Leste. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 5(5), 1975–1984. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i5.5462

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free