Tuberculosis Paru Putus Obat dengan SIDA dan Anemia

  • Munawwarah Khairunnisa A
  • Danawati D
  • Alfian A
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit multisistemik yang menjadi penyebab utama kematian terkait infeksi, terutama di kalangan individu dengan HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus TB paru putus obat pada seorang pasien HIV stadium 3. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi. Subjek penelitian adalah seorang laki-laki berusia 29 tahun dengan keluhan lemas, mual, batuk berdahak, dan penurunan berat badan. Hasil pemeriksaan menunjukkan penurunan hemoglobin dan adanya infiltrat di kedua hemitoraks. Pasien didiagnosis dengan TB paru putus obat, HIV stadium III, dan anemia. Tatalaksana yang diberikan meliputi terapi ARV dan pengobatan simtomatik. Kesimpulan dari laporan kasus ini menegaskan pentingnya skrining TB pada pasien HIV serta perlunya pengobatan pencegahan untuk mencegah kekambuhan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dengan TB dan HIV.

Cite

CITATION STYLE

APA

Munawwarah Khairunnisa, A., Danawati, D., & Alfian, A. (2025). Tuberculosis Paru Putus Obat dengan SIDA dan Anemia. Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal, 3(2), 217–225. https://doi.org/10.57185/mutiara.v3i2.333

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free