Pemanfaatan Ekstrak Daun Pedada (Sonneratia caseolaris) dan Daun Katang-Katang (Ipomoea pes-caprae) sebagai Agen Antioksidan pada Formulasi Face Mist

  • Nusaibah N
  • Sari R
  • Widianto D
N/ACitations
Citations of this article
145Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kulit membutuhkan senyawa antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dari berbagai faktor eksternal, salah satunya polusi udara. Tumbuhan bakau jenis pedada (Sonneratia caseolaris) dan katang-katang (Ipomoea pes-caprae) dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Face mist adalah salah satu produk perawatan kulit yang dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan aktif ekstrak dari daun pedada dan katang-katang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula produk face mist terbaik dengan penambahan ekstrak daun pedada, daun katang-katang, serta kombinasi dua ekstrak tersebut melalui parameter aktivitas antioksidan, kelembaban, pH, dan sensori. Penelitian ini menggunakan satu faktor yaitu jenis pelarut ekstrak. Sampel face mist dalam penelitian dibagi menjadi empat, yaitu face mist tanpa penambahan ekstrak (P0), facemist dengan penambahan ekstrak etanol 70% dan akuades dari daun pedada (P1), face mist dengan penambahan ekstrak etanol 70% dan akuades dari daun katang-katang (P2), dan face mist gabungan penambahan masing-masing ekstrak etanol dan akuades dari daun pedada dan daun katang-katang (P3). Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dan two way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula facemist terbaik diperoleh pada perlakuan penambahan ekstrak etanol 70% daun pedada (P1) dengan aktivitas antioksidan (IC50) sebesar 3.836,01 µg/mL, kelembaban 52,35%, nilai pH 4,64, dan disukai panelis terutama parameter aroma, tekstur, dan homogenitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nusaibah, N., Sari, R. M., & Widianto, D. I. (2022). Pemanfaatan Ekstrak Daun Pedada (Sonneratia caseolaris) dan Daun Katang-Katang (Ipomoea pes-caprae) sebagai Agen Antioksidan pada Formulasi Face Mist. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 25(3), 441–456. https://doi.org/10.17844/jphpi.v25i3.42563

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free