ETIKA BERKOMUNIKASI DALAM ISLAM

  • Adzah Zahzuli
N/ACitations
Citations of this article
218Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konsep sistem komunikasi Islam tidak terbatas dalam konteks Islam. Selain itu, konsep komunikasi  memiliki etika, yang merupakan landasan moral bagi sikap dan perilaku manusia ketika berkomunikasi. Al- Qur'an adalah sumber komunikasi, dan komunikasi interpersonal antar kelompok orang adalah salah satu bentuknya. Yang bertujuan untuk menjalin komunikasi interpersonal. Selain itu, Al-Qur'an menggunakan ungkapan Al-Qaul dan Qauan Sadidan untuk berkomunikasi, dan kemampuan berbicara atau berkomunikasidengan baik. Allah swt menyuruh manusia untuk selalu berbicara jujur dan benar.Menurut W.J.S. Poerwadarminta (1991:278), etika memiliki pengertian yang berkaitan dengan pengertian pengetahuan akhlak. Dalam Surah Ar-Rahman ayat 1-4, orang yang berakhlakmulia tidak pernah melupakan tanggung jawabnya, yang meliputi berpegang pada prinsip-prinsip moral yang mendasar dan berbuat apa yang terbaik bagi manusia. Melalui komunikasi, sebuah hubungan dapat terbentuk antara dua orang. Namun, ada kalanya kitaberkomunikasi tanpa memperhatikan etika yang baik. Dalam Q.S. An-Nisa: 9 Allah swt menciptakan hati, atau Fu'ad, agar manusia dapat berpikir dan merasakan. Allah swt telah menyatakan, di mana telah dijelaskan, bagaimana berkomunikasi secara etis secara positifdengan menggunakan bahasa yang benar atau kebohongan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adzah Zahzuli. (2022). ETIKA BERKOMUNIKASI DALAM ISLAM. Busyro : Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 4(1), 01–08. https://doi.org/10.55352/kpi.v4i1.660

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free